Khodam Itu Tak Bisa Disuruh-Suruh

apa itu khodam dan manfaat khodam

Anda sudah tahu khodam ya? Jika Anda berada di tulisan in, asumsi Saya, Anda sudah paham apa itu khodam. Karena situs ini ini membahas tentang khodam. Bahkan, ada berbagai produk sarana mustika berkhodam.

Namun, jika Anda belum tahu apa itu khodam, Anda bisa baca penjelasan singkatnya di halaman situs ini, www.alkhodam.com.

Sampai sekarang, masih banyak orang yang beranggapan bahwa khodam itu bisa diperintah, bisa disuruh-suruh seenaknya. Jika Anda termasuk orang yang punya anggapan demikian, itu adalah salah besar.

Ya, itu salah besar. Lha kok bisa Master?

Meski secara arti dalam bahasa Arab, khodam adalah pembantu atau pelayan, bukan berarti khodam bisa disuruh-suruh atau diperintah seenaknya dan semaunya.

Bukan begitu. Khodam adalah makhluk Allah. Sama seperti kita juga makhluknya Allah. Meski secara kemuliaan, manusia jauh lebih mulia ketimbang makhluk lainnya.

Bahkan, malaikat pun kalah mulianya dibanding kita, sebagai manusia.

Sebenarnya, cara kerja khodam itu begini. Khodam sangat suka dan patuh pada tuannya. Namun, kepatuhannya bukan berarti siap untuk disuruh atau diperintah semau dan seenaknya tuannya.

Khodam akan membantu manusia/tuannya ketika memang dia berkenan. Jika tak berkenan, maka khodam pun enggan membantu.

Kenapa bisa begitu? Ya, karena khodam termasuk makhluk yang mempunyai kehendak juga. Jika dia tak berkehendak atau tak berkeinginan, maka dia pun tak bisa membantu manusia.

Itulah kenapa, khodam di sini perlu dianggap sebagai makhluk sebagaimana mestinya. Bukan untuk disuruh-suruh atau diperintah-perintah semaunya.

Anda yang saat ini punya khodam, entah khodam murni dari dalam diri Anda atau benda spiritual apa pun yang Anda miliki, Anda perlu bersahabat dengan khodam. Jika ada perawatan, maka rawatlah dengan baik.

Karena itu adalah salah satu bagian dari hidup Anda. Ya, karena dia sudah ikut dengan Anda. Dia sudah bersedia bersama Anda, maka perlakukan dia dengan baik.

Ketika Anda bisa bersahabat dengannya. Ketika Anda bisa berbaik-baik dengannya, ketika Anda merawatnya dengan baik, maka Anda dengan mudah bisa minta bantuan khodam yang Anda miliki.

Tapi ingat, bukan berarti musyrik ya. dia hanya sebagai media, wasilah, atau sarana untuk mempermudah saja. Tetap, mintalah kepada Allah. Semuanya bisa terjadi atas izin dan kuasa Allah. Khodam pun digerakkan atas kuasa Allah.

Bukan kita sebagai tuannya. Kita pun juga milik Allah. Bukankah begitu? Jadi, semuanya itu terjadi atas seizin Allah.