Jangan Suka Nyuruh-nyuruh Khodam Anda

Khodam

Begini, banyak sekali orang yang beranggapan bahwa ketika punya khodam, maka bisa disuruh-suruh seenaknya sendiri.

Padahal, jika Anda sendiri disuruh-suruh, mau atau tidak? Kecuali jika Anda memang seorang pesuruh, alias kerjanya memang disuruh-suruh, seperti pembantu, OB, atau pelayan.

Nah, orang yang belum punya daya spiritualiats tinggi, hanya sebatas tahu ilmu supranatural saja, mereka tidak menggunakan etika ketika minta pertolongan Allah lewat khodam yang dimiliki

Mentang-mentang punya khodam, mentang-mentang punya penjaga, maka disuruh-suruh, malahan suka maksa tanpa disadarinya.

Misalnya, jika punyaa khodam yang manfaat atau fungsinya untuk penglarisan, maka setiap hari diminta tolong agar usahanya  laris, tanpa memedulikan kondisi khodamnya.

Lho, bukannya memang khodam dimintai tolong? Ya, betul sekali. Tapi, jika cara Anda kurang tepat, misalnya, “Wahai khodam, aku minta tolong agar usahaku laris atas izin dan kuasa Allah,” dengan kondisi batin Anda seperti menyuruh dan maksa, ini yang keliru

Apalagi, jika apa yang Anda inginkan tidak sesuai, Anda minta dagangan Anda laris, tapi malah tidak laris, lalu Anda menyalahkan khodamnya, ini namanya kurang ajar.

Pokoknya Anda ingin agar dagangan Anda laris terus. Tidak mau rugi. Nah, ini juga keliru. Yang namanya dagang, tentunya ada kalanya ramai, ada kalanya tidak ramai. Perlu disadari akan hal itu.

Anggaplah khodam sebagai teman, bukan sebagai pesuruh atau pembantu. Sebab, khodam punya kehendak sendiri sebenarnya.

Dia tak bisa diperlakukan seperti objek yang harus menurutui tuannya. Ini tidak tepat. Bisa saja, suatu saat jika perlakuan Adan begitu, ia akan pergi meninggalkan Anda dan mencari tuannya yang baru yang lebih baik dan lebih bisa menghargainya.

Jika Anda punya khodam, rawatlah sebagaimana mestinya sesuai dengan tata caranya yang benar.

Sayangi khodam Anda sebagaimana Anda menyayangi keluarga Anda. Anggaplah dia seperti keluarga Anda yang bisa memberikan kenyamanan.

Bukan sekadar pesuruh Anda. Tetap rawatlah sesuai dengan anjuran dari sang pakar spiritual.

Ketika Anda bisa menghargai khodam Anda, maka Anda pun akan dihargainya. Dan bukan hal yang mustahil, ia akan selalu setia bersama Anda dan Anda pun akan mendapatkan manfaat yang lebih lagi yang tak Anda dga-duga sebelumnya.